(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki (mu).
(Q.S 8 : Al-Anfaal. Ayat 11)
Guah suka ayat ini, guah nemu nie ayat waktu di RS, abis dioperasi. Seolah2 Allah ngasi guah Penghiburan soal hujan-hujan yang selama ini da guah lewatin, dan yang mungkin masi bakal guah lewatin. =)!
Subhanallah.. =),
Rabu, 2008 Desember 03
Minggu, 2008 Juni 29
"..the 40th Letter.."
Chapter 40
: kematian, kelahiran.
: kematian, kelahiran.
Hujan pun perlahan berhenti. Tanpa ada tangis, seperti yang kuharap.
Rintik-rintik air yang tersisa perlahan jatuh kemudian membasuh setiap helai luka pada sekujur tubuhku yang terbaring kaku. Sinar matahari pun sedikit-demi sedikit menyeruak dari balik awan. Seperti anak kecil yang merindukan ibunya, segerombolan partikel gelombang itu pelan-pelan berlari kemudian memeluk segenap jiwaku yang perlahan melayang. Terbang menyambut senyuman matahari yang kini telah benar-benar mengembang.
Langit seolah tertunduk memayungi jejakku yang perlahan memudar dari atas bumi yang selama ini selalu bersetia menopang nafasku. Jejak-jejak yang menghilang perlahan bersamaan dengan terbangnya angin dari ufuk timur ke ujung barat.
Sementara aku hanya mampu tersenyum. Tersenyum ringan dan lepas. Selepas tawa matahari yang kini mulai berlarian dengan riang. Berlari-larian membentuk tarian yang membuatku takjub; "..hingga jika matahari dilahirkan, aku akan yakin pasti inilah hari kelahirannya.."
Rintik-rintik air yang tersisa perlahan jatuh kemudian membasuh setiap helai luka pada sekujur tubuhku yang terbaring kaku. Sinar matahari pun sedikit-demi sedikit menyeruak dari balik awan. Seperti anak kecil yang merindukan ibunya, segerombolan partikel gelombang itu pelan-pelan berlari kemudian memeluk segenap jiwaku yang perlahan melayang. Terbang menyambut senyuman matahari yang kini telah benar-benar mengembang.
Langit seolah tertunduk memayungi jejakku yang perlahan memudar dari atas bumi yang selama ini selalu bersetia menopang nafasku. Jejak-jejak yang menghilang perlahan bersamaan dengan terbangnya angin dari ufuk timur ke ujung barat.
Sementara aku hanya mampu tersenyum. Tersenyum ringan dan lepas. Selepas tawa matahari yang kini mulai berlarian dengan riang. Berlari-larian membentuk tarian yang membuatku takjub; "..hingga jika matahari dilahirkan, aku akan yakin pasti inilah hari kelahirannya.."
- Fin -
Sabtu, 2008 Juni 28
Keepin' the Past Alive.. =),
ada partikel-partikel debu dan kabut masa lalu yang tengah kuhirup..
baunya harum, hawanya sejuk,
tapi setiap kekasaran dari gumpalannya terkadang menusuk..
It's worth it tough, sum pains to keep these memories alive.. ^_^
Missin the sun.. =),
baunya harum, hawanya sejuk,
tapi setiap kekasaran dari gumpalannya terkadang menusuk..
It's worth it tough, sum pains to keep these memories alive.. ^_^
Missin the sun.. =),
Jumat, 2008 Juni 27
Faith : a Claim (Part 2)
"..Alhamdulillahirrabbil Alamin.."
(Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Pemelihara Seru Sekalian Alam)
(Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Pemelihara Seru Sekalian Alam)
Untuk hal inilah, dari kesimpulan yang dikasih ke guah c, Allah menciptakan kalimat Alhamdulillah..
Seperti yang udah guah coba pahamin di Postingan sebelumnya ; Iman tu ibaratnya Klaim yang harus kita buktikan.. (maaf kalo ada padaan kata yang kurang tepat; maklum belon jadi mahasiswa dan gag lagi belajar Bahasa Indonesia ;P)
Tadinya guah suka Bingung aja ; gimana bisa orang yang suka ngedo'a2 ato baca qur'an tiba2 aja bisa kehilangan ketenangan hatinya; kehilangan imannya..
Memang ada alasan tak terbatas bagi semua itu; alasan yang maha tak terbantah yang dimiliki oleh yang maha berkehendak; tapi Tuhanlah yang menciptakan logika, sesuatu yang tak mungkin apabila Tuhan disebutkan bertentangan dengan logika, bukan?
Alasan kenapa ada Ulama2 yang melarang melogikakan aturan agama, (menurut saya) sebenarnya berawal dari keterbatasan manusia sendiri; dimana ada manusia yang suka pergi kejauhan.. (kek ke Perancis ;P? bukan kek gitu maksudnya) berpikir ke tempat2 yang sebenarnya tak bisa ia jangkau.. (istilah umumnya, kalo agama jadi gag logis, bukan agama yang salah tapi logika manusianya yang gag nyampe kesana..)
Balik lagi ke kasus diatas ; tadinya guah sempet mikirin nasib Bukhairoh sang Pendeta (da baca Iblis menggugat Tuhan-nya Shawni?) Di Buku Iblis Menggugat Tuhan karya Shawni (Judul asli "The Madness of God" ; terjemahan sacerewelena "Kegilaan Tuhan" :).. Di buku itu diceritakan Seorang Pendeta Dengan Kualitas Ibadah Tinggi, tapi tiba2 digoyahkan oleh anak buah iblis (apa oleh iblis gitu yah?) yang menyamar jadi anak buah ecek2 kaum Marcionites..
Bukhairoh sempet menderita bertahun2 karena Kehilangan Imannya..
Guah c ngeri aja; gimana mungkin Tuhan se nggag adil itu sama orang yang udah ngedeketin DYA bertahun2, tus tiba2 pas umur dan ilmunya uda cukup ngeberatin dya kalo tiba2 dya mati tanpa Iman, Tuhan nyabut Imannya gitu aja???? (ngeri amat.. tolong jangan berenti baca kalo uda nyampe sini; ato bakal jadi salah lw dan bukan salah Tuhan kalo lw tiba2 kehilangan iman lw juga.. :P,)
Tapi kek kata pepatah bilang.. (ini adalah kalimat yang efektif untuk mengquote kalimat yang kita lupa sanadnya dari siapa) semakin tinggi pohonnya; semakin kencang anginnya..
Apa yang terjadi pada Bukhairoh sebenernya adalah reaksi atas Aksinya sendiri, (Yang tentunya terjadi atas keputusan Tuhan membuat hukum aksi-reaksi Jauh sebelum Newton menemukan logikanya); Bukhairah adalah seorang Ahli Ibadah yang tekun; bukannya tidak mungkin suatu hari Bukhairoh pernah Berdo'a semakin dekatkanlah aku kepadamu, Tuhan.. ato tanpa sengaja mengkalim Imannya yang uda cukup tinggi tersebut..
Reaksinya ; Allah nguji dya dong..
Allah ngasi ilmu2 baru, pelajaran2 baru, pengalaman baru, guru2 baru, pengenalan baru dan Iman baru; yang lebih kuat buat Bukhairoh itu..
(menurut guah; keknya, rada gag mungkin Allah mutusin nyawa manusia ditengah pencarian saat kehilangan pegangan karena ujian; kalo tiba2 ngilangin iman tus mati kelindes rel kereta sih ya salah sendiri, misalnya..)
kok jadi ngelantur kesini yah?
(Sanguinis ; tidak fokus.. mesti belajar fokus pada tujuan nih.. --.)
Maksud guah; ujian tu salah satu bentuk konsekuensi dari apa yang uda kita punya dan kita klaim kalo itu punya kita..
Hubungannya sama Alhamdulillah?
Lw tau, kalo kadang ada rasa sombong yang kita punya setiap kali abis menerima pujian?
Nah, kenapa Allah ngelarang Manusia Sombong? Cuz emang gag kan ada manusia yang mampu sombong..
Pada saat kita merasa sombong, kita lupa kalo apa yang uda kita lakukan sebagai prestasi, ato sumber dari pujian itu sebenernya adalah dari Allah..
Misalkan; wajah cantik, itukan Allah yang bikin blueprint.. Tulisan bagus, semua inspirasi dan dasar ilmunya cuma mulik Allah ; bahkan ada beberapa penulis yang percaya sama istilah "semua tulisan tu proyek yang dibikin Allah, kita mah beruntung aja ngedapetin tender buat ngejalaninnya.."
Nah, balik lagi ke Alhamdulillah..
Bayangin aja, kalo ada orang yang ngeklaim pujian yang dia dapet dari wajahnya yang cantik ; misalnya..
Dia gag kan pernah punya kekuatan buat ngebuktiin klaimnya terhadap wajah cantiknya itu dong, dan emang gag kan pernah..
(makannya; disini guah mau disklaim; semua tulisan yang kebetulan nampang di Blog ini cuma milik Allah ; salah benernya guah balikin deh sama Allah ; semua pujian juga guah balikkin ke Allah..)
(a disclaim is a claim tough.. --.)
nah.. guah tau pasti kalian gag kan dengan mudah dan simple buat nangkep apa yang guah coba paparin, (da heeuh aing ge lieur pas nulis ieu teh, heheh..) tapi guah harap, dan guah yakin Tuhan pasti akan selalu menyimpan ketidakjelasan2nya agar manusia tetap memiliki mimpi, dan cita2 untuk menemukan satu kejelasan.. =),
(adaptated from 5cmnya Dhonny Dhirgantoro)
Guah juga menggolongkan Cinta sebagai bentuk Faith c Sebenernya, Tapi.. Analogiin sendiri deh ;)!
Seperti yang udah guah coba pahamin di Postingan sebelumnya ; Iman tu ibaratnya Klaim yang harus kita buktikan.. (maaf kalo ada padaan kata yang kurang tepat; maklum belon jadi mahasiswa dan gag lagi belajar Bahasa Indonesia ;P)
Tadinya guah suka Bingung aja ; gimana bisa orang yang suka ngedo'a2 ato baca qur'an tiba2 aja bisa kehilangan ketenangan hatinya; kehilangan imannya..
Memang ada alasan tak terbatas bagi semua itu; alasan yang maha tak terbantah yang dimiliki oleh yang maha berkehendak; tapi Tuhanlah yang menciptakan logika, sesuatu yang tak mungkin apabila Tuhan disebutkan bertentangan dengan logika, bukan?
Alasan kenapa ada Ulama2 yang melarang melogikakan aturan agama, (menurut saya) sebenarnya berawal dari keterbatasan manusia sendiri; dimana ada manusia yang suka pergi kejauhan.. (kek ke Perancis ;P? bukan kek gitu maksudnya) berpikir ke tempat2 yang sebenarnya tak bisa ia jangkau.. (istilah umumnya, kalo agama jadi gag logis, bukan agama yang salah tapi logika manusianya yang gag nyampe kesana..)
Balik lagi ke kasus diatas ; tadinya guah sempet mikirin nasib Bukhairoh sang Pendeta (da baca Iblis menggugat Tuhan-nya Shawni?) Di Buku Iblis Menggugat Tuhan karya Shawni (Judul asli "The Madness of God" ; terjemahan sacerewelena "Kegilaan Tuhan" :).. Di buku itu diceritakan Seorang Pendeta Dengan Kualitas Ibadah Tinggi, tapi tiba2 digoyahkan oleh anak buah iblis (apa oleh iblis gitu yah?) yang menyamar jadi anak buah ecek2 kaum Marcionites..
Bukhairoh sempet menderita bertahun2 karena Kehilangan Imannya..
Guah c ngeri aja; gimana mungkin Tuhan se nggag adil itu sama orang yang udah ngedeketin DYA bertahun2, tus tiba2 pas umur dan ilmunya uda cukup ngeberatin dya kalo tiba2 dya mati tanpa Iman, Tuhan nyabut Imannya gitu aja???? (ngeri amat.. tolong jangan berenti baca kalo uda nyampe sini; ato bakal jadi salah lw dan bukan salah Tuhan kalo lw tiba2 kehilangan iman lw juga.. :P,)
Tapi kek kata pepatah bilang.. (ini adalah kalimat yang efektif untuk mengquote kalimat yang kita lupa sanadnya dari siapa) semakin tinggi pohonnya; semakin kencang anginnya..
Apa yang terjadi pada Bukhairoh sebenernya adalah reaksi atas Aksinya sendiri, (Yang tentunya terjadi atas keputusan Tuhan membuat hukum aksi-reaksi Jauh sebelum Newton menemukan logikanya); Bukhairah adalah seorang Ahli Ibadah yang tekun; bukannya tidak mungkin suatu hari Bukhairoh pernah Berdo'a semakin dekatkanlah aku kepadamu, Tuhan.. ato tanpa sengaja mengkalim Imannya yang uda cukup tinggi tersebut..
Reaksinya ; Allah nguji dya dong..
Allah ngasi ilmu2 baru, pelajaran2 baru, pengalaman baru, guru2 baru, pengenalan baru dan Iman baru; yang lebih kuat buat Bukhairoh itu..
(menurut guah; keknya, rada gag mungkin Allah mutusin nyawa manusia ditengah pencarian saat kehilangan pegangan karena ujian; kalo tiba2 ngilangin iman tus mati kelindes rel kereta sih ya salah sendiri, misalnya..)
kok jadi ngelantur kesini yah?
(Sanguinis ; tidak fokus.. mesti belajar fokus pada tujuan nih.. --.)
Maksud guah; ujian tu salah satu bentuk konsekuensi dari apa yang uda kita punya dan kita klaim kalo itu punya kita..
Hubungannya sama Alhamdulillah?
Lw tau, kalo kadang ada rasa sombong yang kita punya setiap kali abis menerima pujian?
Nah, kenapa Allah ngelarang Manusia Sombong? Cuz emang gag kan ada manusia yang mampu sombong..
Pada saat kita merasa sombong, kita lupa kalo apa yang uda kita lakukan sebagai prestasi, ato sumber dari pujian itu sebenernya adalah dari Allah..
Misalkan; wajah cantik, itukan Allah yang bikin blueprint.. Tulisan bagus, semua inspirasi dan dasar ilmunya cuma mulik Allah ; bahkan ada beberapa penulis yang percaya sama istilah "semua tulisan tu proyek yang dibikin Allah, kita mah beruntung aja ngedapetin tender buat ngejalaninnya.."
Nah, balik lagi ke Alhamdulillah..
Bayangin aja, kalo ada orang yang ngeklaim pujian yang dia dapet dari wajahnya yang cantik ; misalnya..
Dia gag kan pernah punya kekuatan buat ngebuktiin klaimnya terhadap wajah cantiknya itu dong, dan emang gag kan pernah..
(makannya; disini guah mau disklaim; semua tulisan yang kebetulan nampang di Blog ini cuma milik Allah ; salah benernya guah balikin deh sama Allah ; semua pujian juga guah balikkin ke Allah..)
(a disclaim is a claim tough.. --.)
nah.. guah tau pasti kalian gag kan dengan mudah dan simple buat nangkep apa yang guah coba paparin, (da heeuh aing ge lieur pas nulis ieu teh, heheh..) tapi guah harap, dan guah yakin Tuhan pasti akan selalu menyimpan ketidakjelasan2nya agar manusia tetap memiliki mimpi, dan cita2 untuk menemukan satu kejelasan.. =),
(adaptated from 5cmnya Dhonny Dhirgantoro)
Guah juga menggolongkan Cinta sebagai bentuk Faith c Sebenernya, Tapi.. Analogiin sendiri deh ;)!
I've got sum probs.. (Faith ; a Claim Part 1)
(this one is an original message I sent to one o' my Best Friend ; Suhe.. Jadi sori kalo pake basa Sunda =),
[hal2 dalam kurung kotak adalah editan dan tambahan dari pesan FS itu]
urang boga masalah;
urang keur optimis..
masalahna naon? masalahna mun keur optimis kieu teh biasana urang "jatoh"..
that's why I'd never like to be so optimist..
kadang urang bikin alesan dengan bilang gamau overconfident..
keseringan urang malah pesimist..
Huff.. (tarik nafas panjang.. =),
Tapi alhamdulillah, "confuses lead to conclusions"..
Bieu urang nonton Lion King 2 (bentuk sangat tidak langsung dari Al-Qur'an, meskipun harus dipisahkan dari kotoran2 seperti beas yang ditapi.. tapi da urang masih jauh ti level dimana urang bisa nafsir al qur'an langsung kek orang2 jepang makan ikan mentah :D)
I've got the conclusion..
[ieu juga cuma penyimpulan spontan, jadi juga masih harus ditapi seperti beas, dan maaf kalo masih ada hal yang salah dipaparkan, mohon dikoreksi.. :]
Ada tiga tahap dan bentuk dari iman ;
diyakini dalam hati..
dalam hal ini, urang nganalogikeun ka optimistis oge..
diucapkan dengan lisan..
dalam hal ini, urang ngasi emphasis ;
[bikin klaim tentang apa yang kita yakini dari dalam hati]
This Heart Believes That I'm an Optimistic Person..
[dalam hal iman, klaim ini bisa berupa Syahadat, Do'a2 yang kita baca baik itu ketika Shalat, ucapan2 sesumbar kita, Puisi2 yang gag sengaja kita tulis, dan sebagainya.. :]
diBUKTIKAN dengan perbuatan ;
[kalo dalam iman dibuktikan dengan amal; barangsiapa yang tidak beramal sesuai dengan iman yang telah dia klaim dengan ucapan; yang kek gitu disebut orang munafik (gitu yah?)]
yang guah tau, setiap kali guah mengharapkan ato meyakini sesutau yang positif, guah malah selalu jatuh ke sesuatu yang negatif..
misalna; pas kamari2 urang yakin Iman urang cukup kuat jang nyegah urang ti kabingungkeun ku materialist2 sarap, urang malah dibebeskeun nepi ka babak belur pisan..
Ato pas urang yakin dan bersyukur urang dibere optimisitas, hari berikutna pasti muncul sesutau nu ngajieun urang ngagejret pisan pesimis --..
tapi tadi, mudah2an bnr urang paham, urang nyimpulkeun yen eta bagian katilu ti klaim : PEMBUKTIAN.. --.
Begitu urang ngeklaim urang teh optimis, Allah pasti langsung nurunkeun ujian jang nguji optimisitas urang eta..
[dengan kata lain; Allah langsung nurunin kita ladang amal, tempat dimana klaim2 dari semua keyakinan kita diuji]
And all I need to do [is] just to prove :D!!!
(god gimme that strength to through [all] this.. --.)
waddabout y, what hav y claimed? =),
[hal2 dalam kurung kotak adalah editan dan tambahan dari pesan FS itu]
urang boga masalah;
urang keur optimis..
masalahna naon? masalahna mun keur optimis kieu teh biasana urang "jatoh"..
that's why I'd never like to be so optimist..
kadang urang bikin alesan dengan bilang gamau overconfident..
keseringan urang malah pesimist..
Huff.. (tarik nafas panjang.. =),
Tapi alhamdulillah, "confuses lead to conclusions"..
Bieu urang nonton Lion King 2 (bentuk sangat tidak langsung dari Al-Qur'an, meskipun harus dipisahkan dari kotoran2 seperti beas yang ditapi.. tapi da urang masih jauh ti level dimana urang bisa nafsir al qur'an langsung kek orang2 jepang makan ikan mentah :D)
I've got the conclusion..
[ieu juga cuma penyimpulan spontan, jadi juga masih harus ditapi seperti beas, dan maaf kalo masih ada hal yang salah dipaparkan, mohon dikoreksi.. :]
Ada tiga tahap dan bentuk dari iman ;
diyakini dalam hati..
dalam hal ini, urang nganalogikeun ka optimistis oge..
diucapkan dengan lisan..
dalam hal ini, urang ngasi emphasis ;
[bikin klaim tentang apa yang kita yakini dari dalam hati]
This Heart Believes That I'm an Optimistic Person..
[dalam hal iman, klaim ini bisa berupa Syahadat, Do'a2 yang kita baca baik itu ketika Shalat, ucapan2 sesumbar kita, Puisi2 yang gag sengaja kita tulis, dan sebagainya.. :]
diBUKTIKAN dengan perbuatan ;
[kalo dalam iman dibuktikan dengan amal; barangsiapa yang tidak beramal sesuai dengan iman yang telah dia klaim dengan ucapan; yang kek gitu disebut orang munafik (gitu yah?)]
yang guah tau, setiap kali guah mengharapkan ato meyakini sesutau yang positif, guah malah selalu jatuh ke sesuatu yang negatif..
misalna; pas kamari2 urang yakin Iman urang cukup kuat jang nyegah urang ti kabingungkeun ku materialist2 sarap, urang malah dibebeskeun nepi ka babak belur pisan..
Ato pas urang yakin dan bersyukur urang dibere optimisitas, hari berikutna pasti muncul sesutau nu ngajieun urang ngagejret pisan pesimis --..
tapi tadi, mudah2an bnr urang paham, urang nyimpulkeun yen eta bagian katilu ti klaim : PEMBUKTIAN.. --.
Begitu urang ngeklaim urang teh optimis, Allah pasti langsung nurunkeun ujian jang nguji optimisitas urang eta..
[dengan kata lain; Allah langsung nurunin kita ladang amal, tempat dimana klaim2 dari semua keyakinan kita diuji]
And all I need to do [is] just to prove :D!!!
(god gimme that strength to through [all] this.. --.)
waddabout y, what hav y claimed? =),
Minggu, 2008 Juni 22
Gada Ide, ^^!
"..entah apa yang kurasakan dari menatapi masa lalu,
menatapi sebuah tempat kemana seluruh bagian dari rumahku
kembali.."
(Manggala, Bezie Galih. "starring at home")
menatapi sebuah tempat kemana seluruh bagian dari rumahku
kembali.."
(Manggala, Bezie Galih. "starring at home")
Kalo lagi disibukkan c guah gag bengong gini.. ^_^
mo nulis apa yah.. =),?
mo nulis apa yah.. =),?
Kamis, 2008 Juni 19
Merindukan (satu-satunya) Matahari
"..panas ini terik.."
dalam gumamku aku meringis..
"..tuhan, aku sangat merindukan matahari.."
padahal musim panas akan segera tiba..
dalam gumamku aku meringis..
"..tuhan, aku sangat merindukan matahari.."
padahal musim panas akan segera tiba..
Langgan:
Entri (Atom)